Showing posts with label Kanker. Show all posts
Showing posts with label Kanker. Show all posts

Monday, March 16, 2009

Efeck The Dust of Petromax Lamp

Ptromax lamp is a kind of light is used as a lighting fuel oil. With the help of high pressure resulting from pumping, lighting petromax in complete with lights petromax shirt.

Most of the petromax used by fishermen as the lighting in the middle of high seas at night. At the time the shirt is eligible petromax change, usually to save the fishermen injured as a medicine. Because they believe light gray T-shirt from petromax can heal wounds in a very short time, and this also has kebenaranya. So that makes it a habit for the fishermen.

This is to attract researchers to examine this curiosity, no secret behind what's actually light gray shirt petromax it.

Results from the research says bahwasannya, clear gray light menyebuhkan can be wound in a short time. This is because the lamp's light T-shirt petromax matrix material can be beradiasi namely Irradium the particles can be produced. Examples of particles contain radiation is Alfa. So if the light gray shirt petromax in use as wrapping wounds or drug injury, then the particles will be directly berinterksi with bacteria or germs and kill bacteria or germs, the more particles will be brought by the blood circulation to the whole blood. This will meradiasi internal body, which in turn will cause the body bermutasi and cause cancer.

However, the incidence of cancer is the result of research occurred in a quite long time. Can reach 20 until 40-year, so this is no cause many problems for the fishermen, the fishermen in Indonesia because of the effects arising in a long time.

Therefore expected my blog readers are expected to be published this knowledge to our brothers, the other, especially the fishermen who still minimal in terms of knowledge of such. I hope this is a useful thing. Aamiiiin ...










Read More....

Sunday, February 8, 2009

Deteksi Dini Kanker Kulit

Cara lain dalam mendeteksi Kanker kulit pada umumnya.....
semoga bermanfaat...

Meski tidak sebanyak penderita kanker kulit di negara-negara lain, kita patut memperhatikan persoalan satu ini. Apalagi Nusantara merupakan wilayah yang dilalui katulistiwa. Artinya paparan sinar mentari cukup menyengat bila mengenai kulit.

Menemukan penyakit ini sedini mungkin merupakan salah satu cara menghindari kecacatan akibat kanker kulit. Letaknya di luar, jadi cukup mudah memantaunya

Caranya:

Masuklah ke kamar dan carilah cermin seluruh badan. Lalu lakukan beberapa langkah berikut:

1. Kiri, angkat lengan dengan telapak tangan menghadap ke atas. Perhatikan telapak tangan, jari-jari, kulit di antara jari-jari dan lengan bawah. Kanan, berdirilah di depan cermin setinggi tubuh. Angkat lengan, bengkokkan pada siku-siku dengan telapak tangan menghadap dada. Lihatlah di cermin bagian belakang lengan bawah dan siku-siku.

2. Berdirilah menghadap cermin yang bisa digunakan untuk melihat seluruh badan Anda. Amati bagian depan tubuh, muka, leher, dan lengan atas. Kemudian lihatlah dada, perut, kelamin, paha, dan tungkai.

3. Sekarang mulailah melihat bagian samping tubuh. Mulai sisi kanan tubuh. Angkat kedua lengan dan telapak saling berhadapan. Lihatlah paha, lengan, tangan, tungkai ke bawah. Setelah itu, lakukan hal yang sama untuk sisi kiri.

4. Dengan punggung menghadap ke cermin, lihatlah pantat, bagian belakang paha, dan tungkai bawah.

5. Ambillah cermin kecil. Dengan posisi punggung menghadap cermin, lihat leher belakang Anda. Bila ada beberapa bagian yang tak terlihat, mintalah bantuan pasangan atau teman dekat Anda.

6. Masih dalam posisi sama, gunakan cermin kecil dan cermin besar untuk melihat kulit kepala. Berhubung kulit kepala suli diperiksa, gunakan pengering rambut untuk menyibakkan rambut dari kulit kepala. Cermati dengan teliti. Anda juga bisa meminta bantuan rekan untuk hal ini.

7. Duduklah di bangku kecil. Angkat satu tungkai di bangku lain. Dengan cermin kecil, periksa bagian belakang tungkai mulai dari selangkangan sampai telapak kaki. Lakukan pemeriksaan serupa untuk tungkai yang lain.

8. Masih dalam posisi duduk, bandingkan tungkai yang satu dengan yang lain Dengan cermin kecil, periksa punggung kaki, jari-jari, dan kulit di antara jari-jari kaki. Cermati dengan teliti telapak kaki. Ulangi untuk kaki yang lain.

Yang harus dicari

Kelainan seperti:
• Benjolan agak berkilat yang dapat menjadi luka atau lecet dan mudah berdarah.
• Bercak atau benjolan dengan luka atau lecet yang tidak sembuh-sembuh, berkopeng, atau berbenjol-benjol seperti kembang kol.
• Tahi lalat, tanda lahir, atau kelainan kulit yang berwarna kehitaman (simetri, tidak teratur, warnanya bertambah gelap atau bermacam, ukuran atau ketebalan bertambah, permukaan berubah, lebih besar dari 6 mm).

Kapan Periksa Kulit?

Lakukan teratur sehingga setiap perubahan dapat terdeteksi sedini mungkin. Interval waktu enam bulan sekali cukup untuk orang dengan kulit sawo matang. Tanyakan dokter apakah Anda harus diperiksa lebih sering.
Read More....

MENGENAL KANKER KULIT DIAGNOSA, PENGOBATAN DAN PENCEGAHANNYA

PENDAHULUAN

Pada beberpa tempat di dunia, misalnya di Australia, Inggris dan Amerika, insidens kanker kulit makin meningkat. Umumnya yang terkena adalah orang kulit putih yang yang banyak terpajan sinar matahari. Di Indonesia, insedens kanker kulit tidak setinggi di negara-negara tersebut. Walupun demikian kanker kulit perlu dikenali karenadapat menyebabkan kecacatan sehingga merusak penampilan, dan pada stadium lanjut dapat berakibat fatal.

Kanker kulit ialah suatu penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel-sel kulit yang tidak terkendali, dapat merusak jaringan di sekitarnya dan mampu menyebar ke bagian tubuh yang lain. Karena kulit terdiri atas beberapa jenis sel, maka kanker kulit juga bermacam-macam sesuai dengan jenis sel yang terkena. Akan tetapi yang paling sering terdapat adalah karsinoma sel basal (KSB), karsinoma sel skuamosa (KSS) dan melanoma maligna (MM). KSB dan KSS seringkali digolongkan ke dalam kanker kulit non melanoma (KKNM).

ANATOMI KULIT

Kulit merupakan bagian tubuh paling luar yang terdiri atas lapisan epidermis, dermis dan subkutis. Epidermis terdiri atas beberapa lapis lagi. Paling atas adalah lapisan tanduk (stratum korneum). Berturut-turut di bawahnya stratum lusidum, stratum granulosum, stratum spinosum dan stratum basale (terdiri atas sel keratinosit dan melanosit). Adapun lapisan dermis mempunyai dua bagian yaitu pars papilare dan pars retikulare. Lapisan kulit paling bawah adalah subskutis yang dibentuk oleh jaringan lemak. Di lapisan ini terdaoat ujung-ujung saraf tepi, pembuluh darah dan getah bening.

Selain lapisan-lapisan di atas, kulit juga terdiri atas kelenjar-kelenjar kulit, rambut dan kuku. Semuanya itu disebut adneksa kulit. Kelenjar kulit terletak di lapisan dermis yang terdiri atsa kelenjar keringat (glandula sudorifera) dan kelenjar palit (glandula sebasea). Rambut terdiri atas bagian yang berada di bawah kulit (akar rambut) dan yang di atas kulit (batang rambut). Sedangkan kuku merupakan penebalan lapisan tanduk di ujung-ujung jari tangan dan kaki.

Setiap sel/komponen di atas mampu berubah menjadi ganas (kanker). KSB berasal dari sel pluripotensial, KSS dari sel keratinosit dan MM merupakan perubahan ganas sel melanosit di lapisan epidermis.

FAKTOR PENYEBAB/RISIKO KANKER KULIT = KARSINOGENESIS

Penelitian terdahulu menemukan, bahwa beberapa bahan kimia dapat menyebabkan kanker kulit. Di antaranya ialah ter (batubara) arsen (yang terdapat pada insektisida/pestisida), nitrogen mustard dan lain-lain.

Penelitian-penelitian sesudah itu menyatakan bahwa sinar matahari merupakan factor utama yang menyebabkan keganasan kulit. Bagian sinar matahari yang diduga sebagai karsinogesnesis tersebut adalah sinar ultraviolet B (UVB). Lapisan ozon yang berada di atas bumi, dianggap merupakan penahan sinar UVB sampai ke bumi. Dengan meningkatnya pemakaian bahan-bahan kimia tertentu, akan menyebabkan lapisa ozon tersebut pecah, sehingga mengakibatkan pancaran sinar UVB langsung mengenai bumi. Hal ini akan meningkatkan insidens kanker kulit. Selain sinar matahari tersebut, sinar pengion yang dipakai untuk pengobatan (radiasi/radioterapi) juga dapat menimbulkan kanker kulit.

Akhir-akhir ini, ditemukan virus-virus yang dapat menyebabkan kanker kulit. Diantaranya adalah human papilloma virus (HPV) dan human immunodeficiency virus (HIV)

Bahan kimia, sinar matahari maupun sinar pengionbersama-sama dengan virus merupakan faktor penyebab dari luar tubuh. Di samping factor dari luar terdapat juga factor penyebab dari dalam yaitu materi genetic tubuh sendiri (gen). Daya tahan tubuh juga merupakan faktor yang dapat menyebabkan kanker. Yang menarik adalah bahwa ras kaukasia ternyata lebih banyak menderita kanker kulit biloa terkena sinar matahari dibandingkan dengan kulit berwarna. Sehingga diduga bahwa faktor ras juga memegang peranan.

TUMOR JINAK, PRAKANKER DAN GENODERMATOSIS

Terdapat dua jenis tumor. Tumor jinak (tahi lalat, kista dll) dan tumor ganas (kanker). Di antaranya ada keadaan yang disebut prakanker, yaitu penyakit kulit yangdapat berubah menjadi ganas (kanker kulit). Misalnya kemerahan karena terkena arsen/matahari, jaringan parut menahun, beberapa jenis benjolan yang memebesar perlahan, penyakit kulit karena penyinaran, beberapa jenis tahi lalat, bercak keputihan di rongga mulut/lidah dan kemaluan, tahi lalat besar yang ada sejak lahir dan lain-lain.

Disamping itu terdapat juga keadaan yang disebut genodermatosis, yaitu penyakit kulit yang disebabkan oleh karena kelainan gen yang dihubungkan dengan keganasan. Contohnya penyakit xeroderma pigmentosum. Keadaan-keadaan tersebut di atas ada kaitannya dengan kanker kulit.

KARSINOMA SEL BASAL

Sinonim : basiloma, epitelioma sel basal dan ulkus rodens. Merupakan kanker kulit yang paling sering terdapat. Dianggap berasal dari sel-sel pluripotensial (sel yang dapat berubah menjadi sel-sel lain). Teori yang lebih baru menduga bahwa sel tersebut berada di bagian adneksa kulit. Kelainan umumnya terdapat di daerah yang terpajan sinar matahari. Tumbuh lambat, bersifat destruktif local dan jaringan menyebar ke bagian tubuh lain.

Sinar ultraviolet diduga merupakan penyebab. Selain itu jaringan parut, trauma , luka bakar, sinar X maupun bahan kimia juga dapat menimbulkan KSB.

Bermacam-macam bentuk dapat ditemukan. Di antaranya, benjolan yang agak berkilat, kemerahan dengan pinggir meninggi yang berwarna agak kehitaman, kelainan seperti jaringan parut dan lecet/lika yang tidak sembuh-sembuh. Diagnosis ditegakkan dengan pemeriksaaan klinis dan histopatologis dengan melakukan biopsy (pengambilan kelainan kulitnya (kanker) sedikit dan dilihat di bawah mikroskop)

Apabila diagnosis telah ditegakkan, dilakukan pengobatan. Terdapat bermacam-macam cara pengobatan. Tindakan yang paling utama adalah bedah pisau. Cara pengobatan yang lain adalah dengan penyinaran. Selain itu dapat dilakukan tindakan bedah beku, bedah listrik, laser, fotodinamik serta dengan obat-obatan baik yang dioleskan maupun disuntikkan (kemoterapi).

KARSINOMA SEL SKUAMOSA

Sinonim : Epitel sel skuamosa (Prickle), karsinoma sel prickle dan karsinoma epidermoid.

KSS adalah keganasan sel keratinosit epidermis, dan mempunyai kemampuan menyebar ke bagian tubuh yang lain. merupakan kanker kulit ke dua tersering. biasanya menyerang orang kulit putih yang berada di daerah tropik. laki-laki lebih banyak dari wanita, dan umumnya mengenai orang tua.

Seperti KSB, sinar matahari merupakan salah satu penyebab. selain itu, keadaan daya tahan tubuh yang menurun (lemah), virus, bahan-bahan kimia dan jaringan parut juga dapat menimbulkan penyekit ini.

Biasanya penderita KSS, mempunyai kelainan berupa benjolan-benjolan atau luka yang tidak sembuh-sembuh. Setelah diagnosa ditegakkan dengan melihat gambaran klinis dan pemeriksaan histopatologis, KSS diobati dengan tindakan bedah pisau. Bila tidak mungkin, dilakukan tindakan lain yang hampir sama dengan tindakan KSB, misalnya penyinaran, bedah beku, bedah listrik, laser, fotodinamik maupun dengan obat-obatan (kemoterapi). Read More....

Jilbab dan kanker kulit


Jilbab dan Kanker Kulit

Akibat sengatan ultra violet dari pancaran matahari dapat menyebabkan kanker kulit. Ada 3 jenis kanker kulit yang banyak ditemukan di seluruh dunia, yaitu Melanoma maligna, basal cell carcinoma dan squamoar cell carcinoma.
Sulit membedakan ke-3 kanker tersebut di usia dini. Perbedaan kanker tersebut hanya bias dilakuakan dengan pemeriksaan mikroskopis. Adapun cirri-ciri kanker kulit tersebut terdapat benjolan/ radang pada tubuh, luka yang tidak pernah sembuh, tahi lalat yang bersifat gatal/nyeri perubahan warna kulit (lebih gelap, pucat/ terang), ukurannya membesar, permukaan tidak rata, mudah berdarah walau hanya dengan sentuhan ringan.
Para ahli mengajukan 5 alasan tentang karsinogenitas (penyebab kanker) sinar matahari:
 Lebih dari 90 % kanker kulit dapat terjadi pada daerah kulit yang terpajan (terkena langsung) sinar matahari. Urbach (1971) menunjukkan bahwa daerah kepala dan leher merupakan lokasi sinar ultra violet yang terbanyak.
 Kanker kulit lebih sering didapatkan pada orang-orang yang menerima pancaran sinar matahari lebih banyak, baik karena pekerjaan (misalnya nelayan, petani), maupun karena rekreasi (sering mandi matahari di pantai).
 Jumlah pigmen, sebagai proteksi sinar, berbanding terbalik dengan kejadian kanker kulit. Oleh karena itulah kulit putih mempunyai resiko terbesar untuk mendapatkan kanker kulit.
 Garis lintang geografis dan tingkat penyinaran sinar ultraviolet berbanding lurus dengan kejadian kanker kulit.
 Sinar ultraviolet terbukti dapat menyebabkan kanker kulit pada binatang percobaan, dapat menimbulkan kerusakan yang mengakibatkan penurunan hasil panen, dan mematikan biota laut seperti plankton di perairan Kutub Selatan.

Semakin meningkatnya kasus kanker kulit yang diakibatkan oleh sengatan sinar ultraviolet dari matahari memerlukan usaha pencegahan yang tidak saja dilakukan secara umum (melalui program kesehatan), tetapi juga secara khusus oleh masing-masing individu. Beberapa cara yang disarankan oleh para ahli untuk tujuan tersebut antara lain: tidak terlalu sering pergi keluar rumah pada saat-saat dimana pancaran sinar ultraviolet paling deras, yaitu antara pukul 11.00 sampai pukul 14.00. Dan jika kita hendak keluar rumah pada cuaca panas, pakailah sunscreen lotion. Upaya lain adalah dengan mengenakan pakaian yang betul-betul mempunyai daya protektif, seperti yang dianjurkan oleh Prof. Kustedjo dalam seminar sehari masalah lingkungan kota Bandung yang diselenggarakan oleh Pikiran Rakyat dan Herritage di Hotel Panghegar, yaitu, “…..adalah sangat bijaksana untuk melindungi tangan atau bagian badan lainnya dari sengatan sinar matahari dengan kemeja lengan panjang, dan sebagainya. Karena dengan adanya pelindung pakaian ini, langsung atau tidak langsung akan mengurangi bahkan mungkin tidak dapat dikenai oleh adanya sinar ultraviolet dari sinar matahari, penyebab kanker kulit”.
Nah, bagi kita para wanita muslimah, cara terbaik untuk menghindari diri dengan pengaruh buruk sinar ultraviolet tersebut tidak bisa lain kecuali dengan berpakaian yang cukup tertutup, yakni dengan cara mengenakan busana muslimah atau jilbab itu sebagaimana yang diperintahkan Allah Subhannallahu Ta’ala. Karena itu tidaklah berlebihan kiranya kalau dikatakan bahwa busana muslimah merupakan “baju taqwa” yang dapat memproteksi kulit dari lingkungan buruk.
Subhanallah…jelas sekali keuntungan lain dari Allah yang memerintah kita untuk menutup aurat..
( Diambil dari buku “Anggun Berjilbab” karangan Nina Surtiretna, et al.)
Read More....

Penyakit Kanker Kulit

Penyakit kanker kulit dewasa ini cenderung mengalami peningkatan jumlahnya terutama di kawasan Amerika, Australia dan Inggris. Berdasarkan beberapa penelitian, mereka orang-orang kulit putih yang lebih banyak menderita jenis kanker kulit ini. Hal tersebut diprediksikan sebagai akibat seringnya mereka terkena (banyak terpajan) cahaya matahari. Di Indonesia penderita kanker kulit terbilang sangat sedikit dibandingkan ke-3 negara tersebut, namun demikian kanker kulit perlu dipahami karena selain menyebabkan kecacatan (merusak penampilan) juga pada stadium lanjut dapat berakibat fatal bagi penderita.

Penyakit Kanker Kulit adalah suatu penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel-sel kulit yang tidak terkendali, dapat merusak jaringan di sekitarnya dan mampu menyebar ke bagian tubuh yang lain. Ada tiga jenis kanker kulit yang umumnya sering diderita manusia, diantaranya adalah karsinoma sel basal (KSB), karsinoma sel skuamosa (KSS) dan melanoma maligna (MM).
Kanker Kulit Ganas

  • Karsinoma Sel Basal (KSB)

  • Merupakan jenis penyakit kanker kulit yang paling banyak diderita. Kanker jenis ini tidak mengalami penyebaran (metastasis) kebagian tubuh lainnya, tetapi sel kanker dapat berkembang dan menyebabkan kerusakan jaringan kulit sekitarnya. Warna kulit yang terang dan sering terkena pijaran cahaya matahari keduanya diduga sebagai penyebab Karsinoma Sel Basal. Faktor lain yang juga dapat menjadi penyebab jenis kanker ini adalah system imun tubuh yang lemah (baik dampak penyakit lain atau pengobatan), luka bakar, sinar X-ray.

    1. Tanda dan Gejala
    Bagian tubuh yang terserang kanker sel basal biasanya wajah, leher dan kulit kepala. Adapun tanda-tanda penyakit kanker berjenis ini adalah benjolan yang agak berkilat, kemerahan dengan pinggir meninggi yang berwarna agak kehitaman, kelainan seperti jaringan parut dan lecet/lika yang tidak sembuh-sembuh.

    2. Diagnosa Jenis kanker
    Metode tunggal untuk memastikan penyakit kanker sel basal yaitu Dokter akan melakukan pemeriksaan klinis dan histopatologis dengan mengambil sample bagian kulit yang di anggap sebagai jaringan kanker (biopsy) untuk diteliti dibawah mikroskop.

    3. Therapy dan Pengobatan
    Apabila diagnosa telah ditegakkan secara jelas bahwa penderita mengalami kanker kulit berjenis sel basal, maka tindakan yang dilakukan umumnya adalah pembedahan atau pengangkatan jaringan kulit (kanker) secara komplit, atau dapat pula dengan tindakan penyinaran. Metode lainnya yang juga kerap dilakukan adalah bedah beku, bedah listrik, laser, fotodinamik serta dengan obat-obatan baik yang dioleskan maupun disuntikkan (kemoterapi).

  • Karsinoma Sel Skuamosa (KSS)

  • Merupakan jenis penyakit kanker kulit yang lebih banyak diderita pria terutama kaum lanjut usia (lansia). Ini adalah jenis kanker kulit dimana terjadi keganasan sel keratinosit epidermis, merupakan kanker kulit ke dua tersering. Penyakit kanker kulit KSS ini dapat menyebar kebagian tubuh yang lain, umumnya diderita mereka yang berada diwilayah tropik.

    Seperti halnya penyakit KSB, kanker kulit jenis ini juga diduga akibat sinar matahari (dominannya), Imun tubuh yang lemah, virus, bahan-bahan kimia dan jaringan parut juga dapat menimbulkan penyekit ini. Adapun tanda dan gejalanya ialah mempunyai kelainan berupa benjolan-benjolan atau luka yang tidak sembuh-sembuh. Diagnosa ditegakkan dengan metode yang sama pada KSB, begitupun tindakan therapy dan pengobatan cenderung sama dengan kanker sel basal.

  • Melanoma Maligna (MM)

  • Ini adalah jenis penyakit kanker kulit yang paling ganas dan berpotensi mematikan. Di Amerika, didapatkan data enam dari tujuh penderita kanker ini meninggal dunia. Dan jumlah orang yang terserang meningkat dari tahun ke tahun. Melanoma Maligna bisa berkembang dari tahi lalat timbul yang sudah ada atau yang baru muncul.

    1. Tanda dan Gejala
    Informasi ini sangat penting sekali bagi meraka yang memiliki tahi lalat yang kemudian mengalami perubahan baik warna, ukuran maupun bentuknya, Tahi lalat terkadang terasa gatal dan bila digaruk mengeluarkan darah. Sel kanker ini tumbuh dari melanosit, yaitu sel kulit yang berfungsi menghasilkan zat warna melanin.

    Kanker ini dicirikan dengan ABCD, yaitu A= Asimetrik, bentuknya tak beraturan. B= Border atau pinggirannya juga tidak rata. C= Color atau warnanya yang bervariasi dari satu area ke area lainnya. Bisa kecoklatan sampai hitam. Bahkan dalam kasus tertentu ditemukan berwarna putih, merah dan biru. D= Diameternya lebih besar dari 6 mm.

    2. Diagnosa Melanoma Maligna
    Penegakan diagnosa pada kasus penyakit kanker kulit jenis ini sama halnya dengan kedua jenis kanker kulit di atas (KSB dan KSS), yaitu dilakukannya tindakan biopsy untuk pemeriksaan dibawah mikroskop.

    3. Therapy dan Pengobatan
    Melanoma Maligna merupakan jenis kanker kulit yang paling ganas, dapat menyebar kebagian tubuh lainnya seperti kelenjar limfa. Tindakan yang dilakukan pada penderita kanker jenis ini adalah pengangkatan secara komplit jaringan kanker dengan jalan pembedahan, apabila telah diketahui terjadi penyebaran maka dibutuhkan operasi lanjutan untuk mengangkat jaringan di sekitarnya. Jika sel kanker ditemukan menyebar ke kelenjar limfa, maka mau tidak mau kelenjarnya juga diangkat.
    Read More....

    Saturday, February 7, 2009

    KANKER PAYUDARA

    Apakah Kanker Itu ?

    Tubuh kita terdiri dari sel-sel yang selalu tumbuh. Kadang-kadang pertumbuhan tersebut tidak terkontrol dan membentuk suatu gumpalan. Kebanyakan tidak menimbulkan bahaya. Tetapi bila gumpalan yang tidak normal terus bertumbuh dan menjadi ganas inilah yang disebut Kanker.

    Apa Penyebab Kanker Payudara ?

    Penyebab kanker payudara masih banyak diperdebatkan oleh para ahli. Tetapi penyakit ini lebih banyak terdapat diantara :

    - Wanita di usia 45 tahun
    - Wanita yang mempunyai saudara (ibu, kakak) yang pernah terkena kanker payudara
    - Wanita yang pernah mengidap kanker

    Bagaimana Tanda-tandanya ?

    Payudara selalu berubah dalam kehidupan seorang wanita seiring dengan meningkatnya usia seseorang. Perlu diketahui payudara anda normal atau tidak dapat ditemukan tanda-tanda awal terjadinya kanker yaitu :

    - Adanya gumpalan benjolan di bawah ketiak
    - Jaringan buah dada yang menebal dan terasa sakit
    - Puting susu terasa sakit dan keluar darah
    - Perubahan kulit pada daerah puting susu

    Bagaimana Cara Mendeteksi ?

    Lakukan SADARI (Pemeriksaan Payudara sendiri) di rumah. Lakukan SADARI satu minggu setelah menstruasi.

    Kunjungi dokter keluarga anda dan dapatkan keterangan mengenai pemeriksaan Mamography dengan melihat perubahan yang ada pada tubuh serta tanda-tanda bahaya tadi.


    Read More....

    Alat Kelamin Tak Bersih Penyebab Kanker Leher Rahim

    Alat Kelamin Tak Bersih Penyebab Kanker Leher Rahim

    Gizi.net - Kurang menjaga kebersihan alat kelamin dapat diduga menjadi penyebab terjangkitnya kanker leher rahim berisiko tinggi pada wanita. Selain itu, penyebab penyakit ini juga ada yang berasal dari wanita yang telah menjalani aktivitas seksual sejak usia di bawah 18 tahun atau kawin muda, hubungan seksual dengan banyak partner, wanita yang suaminya berhubungan seksual dengan banyak wanita, dan juga akibat kebiasaan merokok.

    Demikian diungkapkan Koordinator Sosiomedis Rumah Sakit Pusat Kesehatan Umum (PKU) Muhammadiyah Surakarta dr Siti Nurchasanah dalam acara "Info Kesehatan bagi Pengunjung", Sabtu (22/9).

    Ia mengatakan, sampai sekarang penyebab kanker leher rahim belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa penyebab yang patut diduga berkait dengan pertumbuhan kanker leher rahim antara lain virus chlamidia dan sperma. Keduanya tergolong penyebab penyakit akibat hubungan seksual.

    Gejalanya, menurut Siti, bisa terjadi pendarahan pada vagina setelah melakukan hubungan suami-istri, atau keputihan dengan rasa gatal dan berbau.

    Ia menjelaskan, cara paling populer untuk mendeteksi kanker ini secara dini adalah dengan pap smear. Cara ini sangat sederhana dan cepat diketahui adanya kelainan-kelainan sel leher rahim sehingga dapat mendeteksi displasia kanker tingkat dini, tanpa disertai gejala klinis.

    Deteksi pap smear, kata Siti, dilakukan setelah ada pemeriksaan genekologik. Bila pap smear pertama tidak menunjukkan kelainan displasia atau kanker, deteksi ini bisa diulangi dalam waktu satu tahun. Jika tes kedua juga tidak menunjukkan adanya kelainan, selanjutnya dapat diulang 1-3 tahun lagi. Tes ini sebaiknya dilakukan sampai usia 70 tahun. (*/sto)

    sumber: kompas, 24 september 2001
    by: mr_fozz
    Read More....

    Bumbu McDonald's Penyebab Kanker

    detikcom - Jakarta, Suka bersantap ria di McDonald's? Kalau ya, harap cermati informasi berikut ini. Beberapa bumbu makanannya ditemukan Agen Standardisasi Pangan (FSA) Inggris sebagai salah satu penyebab kanker.

    Apakah McDonald's di Indonesi! a juga demikian? Belum jelas juga, meskipun seperti yang kita ketahui, sebagai restoran waralaba, McDonald's dikenal memiliki standar resep yang sama pada semua restorannya di seluruh dunia.

    Daftar yang dikeluarkan FSA mengenai bumbu makanan McDonald's yang ditemukan mengandung bahan berbahaya itu antara lain saus Western BBQ, saus Dijon Mustard Mayo, saus Caesar Dressing Regular Fat, dan saus Caesar Dressings Lo Fat.

    Para pengawas makanan Inggris FSA menemukan pewarna Sudanred di sejumlah saus, dressing alias bumbu-bumbu isian atau kuah, dan mostar dari sejumlah restoran waralaba, termasuk McDonald's. Demikian dilaporkan scotsman.com, Rabu (23/2/2005).

    Menanggapi dikeluarkannya laporan FSA tersebut, McDonald's Norwegia yang memiliki 65 cabang itu langsung menarik bumbu makanan tersebut. McDonald's menjamin tidak ada satupun restorannya yang menjual bumbu-bumbu itu lagi.

    "Kami sudah mengganti semua produk yang mengandung pewarna tersebut," kata Margaret Brusletto selaku manajer komunikasi McDonald's Norwegia di Dagbladet seperti diberitakan televisi milik pemerintah Norway, NRK1.

    Daftar FSA

    Lebih dari 400 makanan ditemukan FSA mengandung bahan berbahaya yang menyebabkan kanker. Bahan yang dimaksud adalah bahan celup Red Sudan 1 atau disebut Sudanred yang mengandung karsinogenik.

    Red Sudan 1 biasanya digunakan untuk mewarnai bahan pelarut, oli, lilin, minyak tanah, sepatu, dan pengkilap lantai. Jadi bisa dibayangkan betapa horornya ketika bahan ini masuk ke dalam pencernaan manusia.

    Kepala Eksekutif FSA Dr Jon Bell memperingatkan kalau daftar makanan yang mengandung bahan berbahaya itu bisa saja bertambah dalam beberapa hari mendatang. FSA pertama kali mengeluarkan daftar sebanyak 359 produk makanan. Hanya dal! am waktu sekitar seminggu, daftar itu bertambah 60 produk lagi.

    "Ada kemungkinan kuat kita akan kembali memberikan pengumuman lanjutan. Informasi terus bertambah. Lebih dari 300 pengusaha pabrik dan pengecer terlibat dalam masalah ini. Jadi sudah pasti penyebaran produk ini sangat meluas," tukasnya.

    Namun pengumuman daftar produk makanan yang mengandung bahan berbahaya dari FSA itu juga menuai kritik. Sebab tidak disertai dengan kesigapan untuk menarik semua produk itu dari penjualan. Sehingga dikhawatirkan banyak konsumen yang belum mengetahui hal tersebut masih terus membeli produk berbahaya itu.

    Selain McDonald's, yang termasuk dalam daftar FSA seperti dilansir situs www.mirror.co.uk adalah beberapa produk makanan dari Aldi, Asda, Birds Eye, Booker, Brakes, Bramwell, Canterbury Foods, Colman's, Crosse & Blackwell, CWS, GW Padley Ltd, Happy Sho! pper, Heinz, Iceland, Kwik Save, Makro, Marks and Spencer, McCormick, Morrisons, Netto, Northern Foods, Oak Farm Foods, Padley, Pot Noodle, Premier Foods, Pret a Manger, Princes, Sandwich Factory, Sainsbury's, Somerfield, Spar, Schweppes/Coca Cola Enterprises, Tesco, Thresher, Tryton Foods, Unilever, Waitrose, Walkers Snack Foods, dan Weight Watchers. (sss)
    McDonald's Indonesia Belum Tahu Soal Bumbu Penyebab Kanker

    Reporter: Shinta Shinaga

    detikcom - Jakarta, Pihak McDonald's Indonesia mengaku belum tahu tentang daftar yang dikeluarkan Agen Standarisasi Pangan (FSA) Inggris yang menyebut bumbu pada beberapa produk McDonald's mengandung bahan berbahaya sebagai salah satu penyebab kanker.



    "Wah saya benar-benar belum tahu soal daftar itu. Saya baru tahu dan baru dengar dari Anda," kata Cheppy selaku Humas McDonald's Indonesia saat dikonfirmasi detikcom melalui telepon pukul 15.00 WIB, Rabu (23/2/2005).



    Meski demikian dia membenarkan kalau McDonald's memiliki standar resep yang sama pada seluruh restorannya di seluruh dunia. Menurut dia, ada 108 restoran McDonald's di Indonesia.



    Namun mengenai apakah bahan-bahannya ataupun bumbu yang terkandung di dalamnya berasal dari satu sumber, Cheppy menolak berkomentar.



    "Kami belum mendapat daftarnya dan belum tahu. Jadi kami tidak bisa langsung mengomentarinya," kata Cheppy meski telah dibacakan daftar bumbu makanan yang dimaksud FSA.



    Daftar yang dikeluarkan FSA mengenai bumbu makanan McDonald's yang ditemukan mengandung bahan berbahaya penyebab kanker adalah saus Western BBQ, saus Dijon Mustard Mayo, saus Caesar Dressing Regular Fat, dan saus Caesar Dressings Lo Fat.



    Para pengawas makanan Inggris FSA menemukan pewarna Red Sudan 1 atau disebut Sudanred di sejumlah saus, dressing alias bumbu-bumbu isian atau kuah, dan mostar dari sejumlah restoran waralaba.



    Lebih dari 400 makanan ditemukan FSA mengandung bahan berbahaya yang menyebabkan kanker. Bahan yang dimaksud adalah bahan celup Red Sudan 1 yang mengandung karsinogenik.



    Red Sudan 1 biasanya digunakan untuk mewarnai bahan pelarut, oli, lilin, minyak tanah, sepatu, dan pengkilap lantai. Jadi bi! sa dibayangkan betapa horornya ketika bahan ini masuk ke dalam pencernaan manusia. (sss)

    Read More....

    by mr_fozz

    Apa Penyebab Kanker?

    Sewaktu Dave duduk di depan komputer mengerjakan bab ini, tigapuluh buku yang ditulis oleh berbagai dokter dan peneliti tergeletak berserakan di atas meja belajar saya. Di bawahnya, terkumpul dalam map-map dokumen yang mengisi sebuah kotak kardus besar, ada artikel-artikel dan kliping-kliping dari para pakar lainnya. Jika anda bertanya buat apa menyusun suatu daftar berisikan hal-hal yang berhubungan dengan penyebab kanker, anda akan mendapati hal seperti ini:

    Terkandung pada ...

  • Bahan-bahan kimia dari saluran gas buang kendaraan bermotor.

  • Bahan-bahan kimia dari asap rokok orang lain.

  • Bahan-bahan kimia dari polusi udara di perindustrian.

  • Bahan-bahan kimia yang ditransfer ke embrio dari diet orang tua.

  • Radiasi sinar-X.

  • Radiasi akibat sinar matahari secara berlebihan.

  • Kebocoran radiasi dari pembangkit tenaga nuklir.

  • Emisi alami gas radon dari tanah.

  • Radiasi elektromagnetik dari kawat-kawat bertegangan tinggi.

  • Bakteri parasit, menyerupai virus, yang dikenal sebagai Progenitor Cryptocides.
  • Mengkonsumsi ...

  • Banyak lemak dan protein dari daging dan hasil-hasil susu.

  • Pestisida yang membuat jenuh rantai makanan kita.

  • Pengawet-pengawet yang dipakai untuk memperpanjang usia makanan.

  • Obat-obatan.

  • Kafein dalam jumlah besar.

  • Bahan-bahan beracun di dalam air minum.

  • Hasil-hasil tembakau.

  • Alkohol yang berlebihan.

  • Hormon estrogen.

  • Sejumlah besar makanan-makanan 'jadi' atau makanan olahan.
  • Gaya hidup yang banyak ...

  • Stres kronis.

  • Konflik yang tak terselesaikan.
  • Meskipun tidak melelahkan, daftar ini membawa sebuah pesan yang jelas yang tidak boleh kita lewatkan. Kebenarannya diketahui, sebagian besar kanker adalah hasil -- sampingan dari gaya hidup era modern kita; akibat dari pilihan-pilihan yang kita buat, secara individu ataupun bersama-sama, yang membawa akibat signifikan pada kesehatan. Dr. Ernest H. Rosenbaum, M.D., kepala bagian onkologi (penelitian dan pengobatan tumor) di Rumah Sakit dan Pusat Medis Perancis di San Francisco, menulis, "Tampak berlimpahan yang kita terima -- kehidupan 'baik' kita -- merupakan kontributor utama terhadap tingginya angka kematian akibat kanker, seperti juga dengan penyakit jantung, stroke, emfisema, dan kegemukan."

    Bukalah sebuah buku atau bacalah teks apapun mengenai kanker, maka anda tidak akan mendapati kesimpulan lainnya. Misteri terbesar penyakit manusia modern, pembunuh nomor dua yang sedang bergerak cepat menuju nomor satu, merupakan sebagian besar mimpi buruh yang kita bawa. Kita, berpengaruh, meracuni diri kita sendiri sampai mati.

    Sebenarnya, beberapa dari kita yang saat ini menderita penyakit kanker, ada risiko-risiko kanker dalam kehidupan yang sedikit atau tidak kita kendalikan. Mungkin, seperti saya, anda berasal dari keluarga dengan riwayat predisposisi genetik yang bergerak ke arah penyakit ini. Meskipun demikian, nasib anda tidaklah demikian. Menghindari faktor-faktor risiko lainnya merupakan tindakan yang bijaksana. Seperti yang diteliti para ilmuwan dan peneliti dalam Prevention Magazine Health Book, "80-90% dari semua kanker diakibatkan oleh hal-hal yang kita lakukan terhadap diri kita sendiri."

    Patrick Quilin M.D., setuju, menunjuk pada diet sebagai penyebab utama:

    Perkiraan baru mengatakan bahwa angka 90 persen dari semua kanker disebabkan oleh lingkungan dan dapat dicegah. Faktor-faktor lingkungan meliputi makanan, polutan, sinar matahari, tembakau, dan lain-lain. Dari faktor-faktor lingkungan ini, yang terpenting mungkin adalah nutrisi (diet). Sebuah perkiraan konservatif menyatakan bahwa 30-60 persen dari semua kanker payudara dan kolon lebih 500 persen daripada bagian dunia lainnya, dan sebagian besar kenyataan yang meragukan ini disebabkan oleh nutrisi yang buruk. Kanker bukanlah, seperti yang beberapa orang pikir, "kilatan nasib, yang menyerang secara acak tanpa obat atau tanpa sebab." Ada hubungan sebab-dan-akibat antara lingkungan yang kita ciptakan -- gaya hidup dan diet yang kita pilih -- dan masalah kesehatan yang kita alami sebagai suatu negara. Apabila tiba saatnya untuk mengidentifikasi penyebab utama kanker, kita menemukan si musuh itu dan musuh itu adalah kita!

    Saya tidak mengatakan semua ini adalah upaya untuk membuat anda merasa bersalah atau tertekan, bahwa sepertinya anda telah gagal dalam hidup ini. Anda harus ingat bahwa saya berada di perahu yang sama dengan anda, "saudara sepupu kanker" yang menghadapi konsekuensi-konsekuensi kesehatan dari pilihan yang saya lakukan sendiri. Datang dari keluarga dengan riwayat kanker payudara, saya waspada terhadap risiko tinggi. Memandang hal itu, saya menyusui bayi, menghindari kopi dan alkohol, dan mengerjakan semua yang saya ketahui untuk dilakukan pada saat itu. Apa yang tidak saya ketahui, bagaimana pun juga, adalah hubungan antara kanker dan diet khas Amerika. Sayang sekali kanker tidak menunggu korbannya untuk mendapat edukasi. Dalam kebodohan, saya telah membuka pintu baginya untuk berkembang dalam tubuh.

    Berkubang dalam kesalahan tidak memberi kita kebaikan apa-apa, demikian juga dengan mempertahankan kebodohan yang naif bahwa kita tidak memainkan peran dalam membawa kanker itu ke dalam diri kita. Saya ingat ketika diyakinkan oleh dokter-dokter bahwa saya tidaklain merupakan refleksi dari sesuatu yang telah saya lakukan. Menurut mereka, degenerasi tubuh saya menjadi penyakit tidak lebih dari kemunculan sesaat tanpa ritme atau alasan -- "nasib," sebut mereka. Namun, dalam upaya mereka untuk membuat saya merasa lebih baik dengan mencari cara untuk menghindarkan saya dari tanggung jawab itu mereka melakukan kepada saya perbuatan yang sangat merugikan. Sebab ketika saya percaya bahwa timbulnya kanker adalah sesuatu yang tidak dapat saya kontrol atau pertanggungjawabkan, saya juga yakin bahwa tidak ada yang dapat saya lakukan untuk menolong tubuh agar sembuh. Tidak ada yang saya lakukan selain dari mengarahkan diri untuk pembedahan, radiasi, dan kemoterapi, -- "tiga besar" dari terapi medis modern melawan penyakit kanker.

    Andaikan saya dibawa ke dalam filosofi kanker "bukan-kesalahan," saya sudah merangkak lagi ke atas ranjang dan menunggu kematian datang, setelah akhirnya diberitahu bahwa "tiga besar" tidak lagi dapat menolong saya.
    Read More....